Ruangmode.com, website galeri desain interior dan eksterior dengan teknologi full Open Source

Ruangmode.com
Ruangmode.com

Ruangmode.com merupakan situs yang menyediakan galeri desain elegan interior dan eksterior. Website ini dibangun menggunakan framework Cakephp, yang merupakan framework karya MIT dengan lisensi open source. PHP dan MySQL menjadi engine utama yang digunakan. Untuk sementara, situs Ruangmode.com masih belum aktif karena belum di launching. Namun , informasi lebih jelas bisa dilihat di Blog Ruangmode.com.

Pengerjaan situs ini dilakukan dengan berbagai software open source. Untuk desain website, digunakan Inkscape serta GIMP. Untuk penulisan pemograman, digunakan Netbeans. Pengerjaan website ini dilakukan diatas Ubuntu. Tentus saja, ini semakin membuktikan bahwa produk-produk open source mampu menghasilkan karya masterpiece yang menawan dan elegan.

Open Source Framework, bisnis serius di ranah Web 2.0 dalam pandangan teknis dan bisnis

Framework
Framework

Framework merupakan tool untuk membangun sebuah website. Di dunia website, framework adalah tool yang menyediakan bahan-bahan yang dibutuhkan developer untuk membangun sebuah situs. Dipisahkan menurut lisensi, framework tersedia menjadi dua jenis, proprietary (berbayar) dan open-source (free). Pada umumnya pada proprietary, client pengguna framework tersebut mendapatkan back-up service penuh dari company. Sedangkan pada open-source, service yang diberikan dapat berasal dari komunitas pendukungnya atau perusahaan pendukungnya. Lalu bagaimana kaitan antara framework dengan situs-situs besar? pernah mendengar Yahoo!, Twitter, NyTimes dan Kompas? ya, situs-situs ini menggunakan framework open-source untuk mengatasi jutaan pengunjung yang datang! tertarik memahami open source framework?

Mari mengenali sisi framework dalam pandangan teknis terlebih dahulu sebelum menuju pandangan bisnis. Framework biasanya digolongkan menurut bahasa pemogramannya. PHP, Ruby, Python, Perl merupakan salah satu dari bahasa pemograman web yang open-source. Mari kita kupas semua lebih detil sebagai berikut :

Vietnam mulai beralih ke Open Source, akankah Indonesia terkejar?

Vietnam go open source
Vietnam go open source

Mengutip dari vietnamnet.vn, pemerintah Vietnam mulai gencar melakukan migrasi menuju open source. Le Doan Hop, Menteri Telekomunikasi dan Informatika, meminta 100% server di divisi IT pemerintahan diharuskan menggunakan software open source mulai 30 Juni 2009. Ditargetkan 31 Desember 2009, 70% pemerintahan sudah menggunakan software open source dan sekitar 40% menggunakannya dalam aktivitas sehari-hari.

Langkah ini merupakan jawaban atas Simposium Asia Open Source Software yang diadakan di Hanoi pada tahun 2004 lalu. Usaha keras Vietnam ini tentu akan dirasakan pada tahun depan, yaitu 2010. Lalu bagaimana dengan Indonesia yang sudah memulai terlebih dahulu?

Pada tahun 2006 mulai semarak migrasi open source pada kalangan pemerintahan. Tidak hanya Ristek dan Depkominfo, beberapa Badan BHMN mulai beralih menggunakan open source. Gebrakan IGOS SUMMIT yang terselenggara dua kali menunjukkan perhatian pemerintah terhadap gerakan open source ini. Namun ada yang berbeda di tahun 2008-2009 ini. Migrasi memang ada namun terkesan lambat. Setelah ditelusuri, permasalahan terdapat pada staff yang terkesan enggan untuk menggunakan open source yang "baru" di dunia mereka.

Mengintip cara SilverOrange menggunakan Open Source untuk menjalankan bisnisnya

Silverorange
Silverorange

SilverOrange merupakan perusahaan kecil di Kanada dengan client - client yang "besar". Perusahaan ini jarang dikenal pada khalayak umum karena kinerjanya yang berada dibalik layar. Slogan "We’re driven to create systems that elegantly combine simplicity and functionality" yang diusung silverorange ternyata mampu menyakinkan banyak perusahaan besar. Sebut saja Digg.com, Deca.tv dan Mozilla. Lalu, apakah yang membuat silverorange menjadi menarik untuk dilihat kali ini?

Daniel Burka
Daniel Burka

Mari melihat dari sisi pribadi silverorange terlebih dahulu. Daniel Burka merupakan salah satu founder dari silverorange. Sosok Daniel sangat terkenal di dunia website terutama desain UI (User Interface). Selain silverorange, Daniel burka juga seorang creative director Digg.com, satu dari tiga pendiri pownce.com ( sudah dibeli oleh Six Apart ) dan juga penasihat Six a Part. Tentu saja sama seperti Kevin Rose (founder digg.com) dan Matt Mullenweg (founder wordpress), Daniel Burka adalah sosok anak muda yang penuh semangat dan sukses.

Opini pengaruh resesi ekonomi dengan perusahaan produk Open Source

Resesi
Resesi

Akhir-akhir ini pengaruh resesi yang terjadi di Amerika Serikat mulai merambah dunia secara global. Mulai banyak perusahaan-perusahaan IT yang melakukan pemotongan karyawan / tenaga kerja demi mempertahankan kelangsungan roda ekonomi. Adakah contoh-contohnya? Mungkin bisa dilihat bagaimana Yahoo memotong karyawan-nya dan foundernya Jerry Yang keluar dari kursi penjabat utama. Terbaru datang dari Adobe yang mem-PHK 600 karyawan sekitar 8% dari total karyawan yang ada. Sebelumnya, PHK juga dilakukan oleh Trutap. Memang kalau dilihat dari keseluruhan, ini belum bisa menjadi patokan bahwa semua bisnis IT runtuh, karena Facebook juga masih membuka pintu lebar-lebar bagi pekerja baru. Semua ini masih dalam ranah IT, lalu bagaimana dengan perusahaan yang menjual produk open source?

Mari melihat salah satu perusahaan ternama, semisal saja redhat. Mengutip dari website New York Times, dikatakan bahwa Redhat tidak mengalami resesi yang dialami perusahaan-perusahaan besar lainnya. Sebuah tautan sederhana antara resesi dengan open source adalah pada kata "hemat". Kenapa hemat? bukannya free atau gratis seperti yang didengung-dengungkan open source selama ini?

DimDim : Open Source Meeting nyaman dengan pengguna proprietary sekalipun

DimDim
DimDim

Ingin meeting online di internet? lengkap dengan video conference dan audio? DimDim memberikan layanan ini secara gratis! Keunggulannya adalah meeting dijalankan tanpa perlu mengunduh atau instalasi software khusus. Semua aktivitas meeting cukup dilakukan via web browser. Dimdim menyediakan berbagai layanan seperti share desktop, show slides, collaborate, chat, talk dan broadcast via webcam tanpa mengunduh software sekalipun. Anda dapat mencoba layanan DimDim secara gratis.

Apakah ini merupakan bisnis yang cerdas? tentu saja! DimDim memiliki target yang jelas yaitu user cooperate yang sering melakukan meeting. Tentu saja, dengan pengguna yang bergerak di bidang cooperate tentunya memiliki potensi profit yang besar. Bila melihat layanan DimDIm, tentu dibutuhkan dana besar untuk membangunnya. Untuk membuat layanan share desktop via browser tentu dibutuhkan kemampuan yang tinggi. Rumitnya sistem DimDim dibuat tentu membuat banyak pihak berpikir bahwa membayar sekalipun, pasti banyak yang menggunakan. Tapi, DimDim memiliki filosofis yang cerdas yaitu "open and free". DimDim menyediakan Open Source Edition yang bebas diunduh lengkap dengan dokumentasinya. Bahkan, DimDim menyediakan versi untuk Linux dan Windows. Wow! benar-benar fantastis ketika sistem yang sangat rumit ternyata di-open source-ka. Dibalik semua ini, DimDim ternyata memiliki bisnis open source yang cerdas. Mari melihat lebih dalam lagi tentang apa saja yang dimiliki DimDim.

Linux dipilih Dell untuk mengembangkan bisnis dan kualitas produk

Dell dan Linux
Dell dan Linux

Dell merupakan perusahaan raksasa yang bergerak di bidang hardware komputer. Sebagai perusahaan yang memiliki branding "ekslusif", Dell berusaha meningkatkan kualitas produknya agar mampu menguasai market dunia. Salah satu upaya yang dilakukan dengan melibatkan Linux. Penggunaan Linux di dalam produk-produk Dell merupakan langkah yang patut diacungi jempol. Kepercayaan serta keberanian menggunakan Linux dalam bisnis raksasanya tidak lepas dari perhatian Dell terhadap perkembangan Open Source. Lalu bagaimanakah bentuk kolaborasi antara Dell dan Linux?

Dell mempercayai beberapa distro Linux untuk membantu mengembangkan bisnisnya. Distro yang dipilih adalah Redhat, Novell dan Ubuntu. Kenapa menggunakan Redhat, Novell dan Ubuntu? Perlu diketahui, Dell memiliki produk dengan dua kategori umum, yaitu server dan desktop. Sebagai perusahaan raksasa, Dell harus mempertimbangkan dengan cermat atas pemilihan distro yang hendak digunakan. Tentunya, distro Linux yang memiliki support yang profesional menjadi pililhan utama dan wajib. Redhat terkenal sebagai perusahaan yang memberikan produk dan jasa pada bidang server untuk kalangan enterprise. Redhat yang menggunakan Linux tentu sangat cocok bagi produk Dell pada kategori server.

Seluk beluk Firefox sukses berbisnis di ranah Open Source

Firefox
Firefox

Firefox, hampir semua kalangan IT mengenal baik website browser ini. Firefox merupakan browser yang cepat, ringan, sederhana dan mendukung standar web dunia. Hal ini membuat Firefox sering menjadi acuan para web developer dan web suffer. Firefox yang terkenal dengan ciri khas logo "Rubah api" booming dengan gerakan download Day 2008 pada bulan juni lalu.Rekor diunduh sebanyak 8,002,530 kali dalam rentang waktu 24 jam merupakan langkah bisnis yang cerdas dari Firefox. Adanya rekor ini, market share dunia dari Firefox 3 bertambah 4%. Efek ini tentu mengurangi market share pesaingnya seperti Internet explorer (Microsoft). Ini merupakan gambaran umum tentang kemajuan bisnis Firefox.

Di sisi lain, Firefox sukses dibangun oleh ratusan developer open source. Salah satunya adalah Blake Ross (co-Founder Firefox), Dave Hyatt(co-Founder Firefox), Asa Dotzler dan Ben Goodger. Kesuksesan dalam membawa Firefox membuat Blake Ross (23 tahun) terpilih dalam 100 most influential people of the year versi majalah Time. Kesuksesan tokoh-tokoh tentu berdasarkan insting bisnis yang kuat.

Banyak sekali model bisnis menarik yang diciptakan oleh tokoh-tokoh sukses tersebut. Model bisnisnya tentu tidaklah sesederhana dari softwarenya yang tinggal diunduh dan dipakai. Contohnya, ternyata kolom pencarian di pojok kanan Firefox merupakan salah satu sumber pendapatan yang besar. Tertarik untuk mengetahuinya lebih lanjut? Mari melihat satu persatu model bisnis yang diciptakan.